Cerita mesum

CINTA SESAAT

Cerita mesum – Temaram lampu depan rumahku menerangi sekeliling teras tempatku sedang duduk kali ini,bisikan sejuk angin malam menambah suasana syahdu ketika saat itu aku tengah bersanding dengan orang yang sangat aku sayangi.Pikiranku telah terbuai oleh pesona sosok dewasa yang melekat pada diri seseorang yang sejak tadi menemani malam sepiku dengan kharismanya.Saat itu tak ada hal lain yang aku rasakan selain kebahagiaan yang mendalam bersama dengan dia.Sunyinya gang depan rumahku itu menambah keromantisan dari besarnya rasa sayangku padanya yang kini aku luapkan dengan pelukan mesra di badannya.

Malam yang dingin itu seakan menjadi malam sangat membahagiakan bagiku,harapan – harapan cinta yang selama ini ku pendam terungkap sudah bersama senyuman manis dari bibir ini yang selalu mengisyaratkan betapa senang ku berada dihadapannya kali ini.Dan bertambah menjadi berkali – kali lipat kebahagiaanku ketika dia membalas senyumku dengan ramahnya.Malam yang tak kuharapkan akan berakhir,malam yang kuharapkan berlangsung selamanya dalam hidupku,malam yang memberiku artinya mencinta dan dicinta.

Aku hanyalah seorang gadis yang penuh dengan kesederhanaan dalam hidupku,kesederhanaan sikapku yang tanpa dibuat – buat,kesederhanaan penampilanku yang tanpa make up.Aku juga bukan seorang yang pandai bergaul dengan dunia luar hingga membuatku menjadi sedikit terbatas pada berapa banyak teman yang ku miliki.Namun semua itu tidak menghalangi pada betapa besar rasa cintaku pada seseorang.Aku juga hanya seorang gadis biasa pada umumnya yang mampu merasakan cinta tak terkecuali pada siapapun hati ini memilih.Dan kini entah cinta yang cinta yang salah atau memang hati yang tak mampu menahan betapa kekuatan cinta amatlah besar dan mampu membuat kenyataan di luar logikaku.

Cinta adalah luapan jiwa yang tak terbatas kekuatannya untuk memilih dengan siapa hati ini akan berlabuh.Mungkin semua itu benar untuk hidupku untuk kisah cintaku ini.Aku punya cinta dan aku yakin cinta ini tidak salah,namun pilihan hati yang mngatakan bahwa cinta tak selamanya harus bisa memiliki sepenuhnya,terkadang cinta hanya menjadi penyemangat dalam hidupku untuk menjalani hariku dengan lebih positif..Apapun yang telah terjadi saat ini bukanlah rekayasa hidupku,semua terjadi begitu saja tanpa adanya skenario yang kubuat sebelumnya.Kisahku mengikuti skenario Tuhan yang pada saat ini harus kujalani rasa cinta yang seharusnya tak hidup untuk dirinya.

Baca Juga: Kehidupan Gelap SPG Sex Plus

“mas,apakah cinta harus memiliki,,?” pertanyaanku ditengah – tengah obrolan kami
“Iya,cinta itu harus memiliki,kalaupun ada yang bilang bahwa cinta itu tak harus memiliki,coba tanyakan kembali,pasti cintanya tak setulus yang dikatakannya,..”  jawabnya santai
“maksudnya gimana mas..?”
“Cinta itu tergesa – gesa,cinta itu gila,cinta memungkinkan orang melakukan apapun diluar logikanya,karena cinta itu tidak buta tapi melumpuhkan logika..”
“lalu apakah dengan cintaku ini mampu memilikimu sepenuhnya..?” Kupaksakan beban yang ada dihatiku pada dia,seorang yang sangat aku sayangi.
“Terkadang cinta itu menjadi kejam saat hati tak mampu menerima kenyataan hidup yang tak mengizinkan cinta tuk menyatukan dua hati menjadi ikatan asmara yang suci,namun lebih ikhlas merelakan cinta untuk membuatnya bahagia jauh lebih baik daripada meratapi cinta yang tak pernah bisa menyatu.” Kudengar jawabnya yang tegas penuh kepastian hingga membuat air mata ini mengalir.

Iya,mungkin cinta itu kejam bagiku ketika cintaku yang tulus ini hanya berbalas cinta setengah hati karena cintaku berlabuh pada hati yang telah dimiliki orang lain.Sejujurnya aku sangat bahagia walau hanya sampai ini cintaku mendapat balasan.Atau apakah ini salahku yang tidak bisa menahan perasaanku padanya hingga kini terjalin kisah cinta yang tersembunyi.

Sekarang kubiarkan alur cerita dalam hatiku mengalir apa adanya,mencoba merelakan hati yang kupilih itu berbahagia bersama cinta yang dipilihnya,karena hanya dengan itu aku mampu membahagiakannya meski hati terasa berat tuk menerima.Memang aku pun sangat meragukan hal itu,merelakan orang yang kucintai bersanding bersama yang lain.

Malam semakin larut yang ku tau anginpun semakin menyentuh tubuhku dengan dinginnya yang membuat bulu kudukku merinding.

“Maafkan aku harus membuatmu merasakan sakit ini,aku tau tak mudah bagimu tuk menerima semua kenyataan ini,namun percayalah,jangan pernah salahkan cintamu karena tidak ada yang salah dengan cintamu hanya waktu saja yang tak mengizinkan kita tuk bersama selamanya..” Kata – katanya di menjelang akhir pertemuanku dengannya
“Maafkan aku juga karena telah mencintaimu,seorang yang seharusnya tak bisa ku cintai,seorang yang telah dimiliki orang lain,..” Aku menyahutnya

“sssst,,,kamu tak seharusnya bicara seperti itu,semua diluar kehendak kita,sekarang belajarlah menerima kenyataan ini,jika cintaku padamu mampu membuat hidupmu menjadi lebih baik maka jaga itu jangan ingat sakit yang telah aku buat pada hatimu,relakanlah aku untuk bersanding dengannya,orang yang telah kupilih sebelum mengenalmu…”

“Tapi apakah semua akan berakhir seperti ini,dengan aku yang sendirian ..?”
“Tentu tidak,kau bisa bertemu aku kapanpun kau mau,ingat cintamu yang tak bisa terikat pada hatiku bukanlah hal yang akan memutuskan silaturahmi kita,kapanpun kau mau,temuilah aku sebagai kakakmu..kakak yang pernah punya cinta padamu,kakak yang pernah kau cintai setulus hatimu..

“iya mas,terimakasih buat semua yang telah kau lakukan padaku,terimakasih telah mengajariku artinya keikhlasan,selamanya cintaku padamu takkan hilang,.setulusya cintaku masih untukmu..” Ku menangis lagi dengan ini

“Iya de,belajarlah mencintai orang lain,kenanglah cintamu padaku pada memori yang indah dalam ingatanmu,bungkus semua kisah kita dalam harapan yang indah untuk hidupmu,tetaplah mencinta meski harus kau mulai lagi dari awal,,”

“Sekali lagi terima kasih mas buat malam ini,terima kasih buat waktumu menemani aku malam ini,semua kata – katamu akan selalu ku ingat dan semampuku akan kucoba,satu doaku semoga kau selalu berbahagia dengan pilihanmu,,jangan lupakan aku disini,kenang cintaku sebagai hadiah untukmu..”

“Baiklah,,mungkin hanya sampai disini pertemuan kita,waktu sudah malam,pergilah tidur,mimpi yang indah,,aku akan pulang,,selamat malam” Katanya berpamitan

“Iya mas,,hati – hati dijalan,,selamat malam.” Aku menyudahi pembicaraan kami,.

Segera setelah itu ku peluk dirinya mungkin untuk yang terakhir kalinya.Malam ini menjadi malam yang sangat membahagiakan sekaligus mengharukan untukkku.

Kurebahkan tubuhku di pembaringanku,nanar mataku melihat ke atas,melayangkan pikiranku pada   ingatan – ingatanku tentangnya.Mungkin memang ini akan menjadi akhir kisah cintaku bersamanya,cinta yang pernah kuharapkan akan berujung pada kehidupan bersama yang saling membahagiakan,cinta yang bisa mempersatukan ego kami demi tercapainya awal kisah baruku menjadi kisah kami.Namun kini ku mulai belajar mengikhlaskan semua,mencoba menata hati kembali dan membukanya untuk hati yang lain.Dia yang pernah ada dihatiku takkan mudah hilang begitu saja namun ku hancurkan egoku demi kebahagiaanya.

Cinta bukan hanya tentang memiliki hati dan seutuhnya apapun yang dia punya,cinta juga tentang merelakan orang yang kita cintai memilih hati yang lain untuknya.Tentang sejauh mana kita bisa bersikap dewasa dengan mengikhlaskan cintanya pergi.Semua hanya jalan cerita Tuhan dimana kita  hanya menjadi peran dalam cerita tersebut.Disini aku yang terpilih untuk bisa belajar tentang artinya pengorbanan.

Tags: