Cerita mesum - Sebut saja aku Anto, usiaku saat ini sudah berkepala empat menjelang lima, sudah berkeluarga dengan anak dua. Perilaku dalam kehidupan seks normal, hanya saja jika pada umumnya laki-laki tertarik pada wanita yang usianya...

Cerita mesum - Lima bulan sudah aku bekerja sebagai seorang pembantu rumahtangga di keluarga Pak Umar, Aku memang bukan seorang yang makan ilmu bertumpuk, hanya lulusan SD saja di kampungku. Tetapi karena niatku untuk bekerja memang...

Cerita mesum - Sedang aku asyik mengelap kerete ku di hadapan rumah?ku tiba-tiba sebuah lori 2 tan berhenti disebelah?rumah ku. Muatan lori tersebut di penuhi barang? perkakas rumah. Aku tahu tentu rumah yang sudah lama?kosong itu...

Cerita mesum - Sebelum kejadian-kejadian tersebut, saya adalah seorang ibu rumah tangga yang baik dan tanpa cacat (menurut saya lho), Usia saya 42 tahun. Saya memiliki 2 orang anak keduanya laki-laki. Anak saya terbesar Tony berumur...

Cerita mesum - Saya adalah seorang pria yang berusia 23 tahun dan saya baru saja selesai kontrakku dengan salah satu perusahaan pelayaran luar negeri. Sekarang saya adalah pengangguran sebab saya tidak punya rencana untuk kembali berlayar...

Cerita mesum - Nama saya Adi, Seperti pria pada umumnya, aku sangat menyukai hubungan intim yang bebas untuk dilanjutkan sampai kepuasan tertinggi. Apalagi jika pasangan saya tidak banyak berharap lebih selain kepuasan seksual. Saya biasanya...

Cerita mesum - Setelah aku lulus SMA, aku melanjutkan studi di Bandung, Kebetulan aku diterima di sebuah PTN yang terkenal di Bandung. Mengenai hubunganku dengan tante “U” di kota asalku sudah berakhir sejak kepindahan keluarga...

Cerita mesum - Namaku Vita seorang pelajar SMU dan baru saja menginjak kelas dua, saat ini aku menjalani hubungan dengan Aldi teman satu sekolah denganku. Tapi dia sudah kelas tiga dan merupakan salah satu kakak...

Cerita mesum - Aku sekarang udah punya istri dan punya dua anak. Terus terang, ketika pertama membuka situs ini, geli rasanya hati ini. Pertama kali aku sempat heran, kenapa kok banyak orang yang rela membuka-buka “aib”...